Uprak analog
17.58
Kamera Perekam (bahasa Inggris: Camera Recorder, disingkat Camcorder) adalah sebuah alat elektronik yang menggabungkan kamera video dan perekam video ke
dalam satu unit.[1][2][3] Tampaknya tidak ada
aturan khusus yang mengatur nama dari alat ini. Dari segi pemasaran alat ini
Diberi nama camcorder atau camera
recorder (kamera perekam).
Namun jika dilihat dari konten serta fungsinya alat ini lebih dikenal dengan
kamera perekam video.
Dalam rangka untuk membedakan kamera perekam
dengan alat lain yang memiliki fungsi sebagai perekam video, seperti ponsel dan kamera digital, kamera perekam
umumnya diidentifikasi sebagai perangkat portabel, dengan aplikasi pengambil
dan perekam video sebagai fungsi utamanya. [4][5]Kamera perekam pada awalnya menggunakan
perekam analog untuk rekaman video.
Perangkat kamera perekam berbasis penggunaan media yang dapat dilepas dalam
bentukkaset video. Saat ini,
perekaman digital telah menjadi patokan
dalam teknologi rekaman video, awalnya yang masih menggunakan pita, secara
bertahap diganti dengan media penyimpanan lain seperti memori flash internal, hard drive dan kartu SD.
Kamera perekam yang tidak menggunakan pita
magnetik sering disebut kamera perekam tapeless, sedangkan kamera perekam yang menggunakan
lebih dari satu jenis medium, seperti built-in hard disk dan kartu memori, lebih dikenal
dengan kamera perekam hybrid.
Hal yang dapat membedakan antara kamera
perekam analog dan digital ialah materi
penyimpanannnya. Kamera perekam Analog bekerja dengan kaset
video, termasuk VHS danVHS-C. Ini akan mengevaluasi gambar dan audio, disimpan secara
analog pada kaset. Selain itu, video dari kamera perekam analog tidak
langsung dipindahkan ke komputer melalui kabel USB atau Firewire.
Sedangkan kamera perekam digital menyimpan video
rekamannya dalam bentuk digital pada sebuah media
simpan digital seperti kartu memori, hard disk dan sebagainya.
Rekaman yang disimpan dalam bentuk digital bisa langsung dipindahkan ke
computer dengan kabel USB atau lainnya dan dapat diolah secara langsung di
komputer.
Kamera perekam mengandung 3 komponen
utama: lensa, Imager, dan perekam. Lensa mengumpulkan dan
memfokuskan cahaya pada imager. Imager (biasanya sensor CCDatau CMOS pada kamera perekam modern; contoh yang sebelumnya sering
digunakan adalah tabung Vidicon) mengubah insiden cahaya menjadi sinyal listrik. Akhirnya, perekam mengkonversi sinyal listrik menjadi video dan menyalinnya ke dalam bentuk storable. Lebih umum, optik dan
Imager yang disebut sebagai bagian dari kamera.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kamera_perekam
0 komentar:
Posting Komentar